Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum dan Penerapan KWHLAQ Chart
Kurikulum merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Kurikulum harus sesuai dengan falsafah dan dasar negara, yaitu Pancasila dan UUD 1945 yang menggambarkan pandangan hidup suatu bangsa. Tujuan dan pola kehidupan suatu negara banyak ditentukan oleh sistem kurikulum yang digunakan, mulai dari kurikulum taman kanak-kanak sampai dengan kurikulum perguruan tinggi.
Pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan dan penyusunan kurikulum oleh pengembang kurikulum (curriculum developer) dan kegiatan yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat menjadi bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
Kurikulum merupakan alat untuk mencapai pendidikan yang dinamis. Hal ini berarti bahwa kurikulum harus senantiasa dikembangkan dan disempurnakan agar sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengertian kurikulum yang semakin luas membuat para pelaksana kurikulum memberikan batasan sendiri terhadap kurikulum. Namun perbedaan pengertian tersebut tidak menjadi masalah yang besar terhadap pencapaian tujuan pendidikan, apabila pengembangan kurikulum didasarkan pada landasan dan prinsip-prinsip yang mendasarinya. Hal ini dimaksudkan agar pengembangan kurikulum yang dilaksanakan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dari pendidikan nasional.
Dalam pengembangan kurikulum, dapat menggunakan prinsip-prinsip yang telah berkembang dalam kehidupan sehari-hari atau justru menciptakan sendiri prinsip-prinsip baru. Oleh karena itu, dalam implementasi kurikulum di suatu lembaga pendidikan sangat mungkin terjadi penggunaan prinsip-prinsip yang berbeda dengan kurikulum yang digunakan di lembaga pendidikan lainnya, sehingga akan ditemukan banyak sekali prinsip-prinsip yang digunakan dalam suatu pengembangan kurikulum. Sedangkan Asep Herry Hernawan dkk (2002) mengemukakan lima prinsip dalam pengembangan kurikulum, yaitu:
- Prinsip relevansi
Secara internal bahwa kurikulum memiliki relevansi di antara komponen-komponen kurikulum (tujuan, bahan, strategi, organisasi dan evaluasi). Sedangkan secara eksternal bahwa komponen-komponen tersebutmemiliki relevansi dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi (relevansi epistomologis), tuntutan dan potensi peserta didik (relevansi psikologis) serta tuntutan dan kebutuhan perkembangan masyarakat (relevansi sosilogis).
- Prinsip Fleksibilitas
Dalam pengembangan kurikulum mengusahakan agar yang dihasilkan memiliki sifat luwes, lentur dan fleksibel dalam pelaksanaannya, memungkinkan terjadinya penyesuaian-penyesuaian berdasarkan situasi dan kondisi tempat dan waktu yang selalu berkembang, serta kemampuan dan latar bekang peserta didik.
- Prinsip kontinuitas
Adanya kesinambungandalam kurikulum, baik secara vertikal, maupun secara horizontal. Pengalaman-pengalaman belajar yang disediakan kurikulum harus memperhatikan kesinambungan, baik yang di dalam tingkat kelas, antar jenjang pendidikan, maupun antara jenjang pendidikan dengan jenis pekerjaan.
- Prinsip efisiensi
Mengusahakan agar dalam pengembangan kurikulum dapat mendayagunakan waktu, biaya, dan sumber-sumber lain yang ada secara optimal, cermat dan tepat sehingga hasilnya memadai.
- Prinsip efektivitas
Mengusahakan agar kegiatan pengembangan kurikulum mencapai tujuan tanpa kegiatan yang mubazir, baik secara kualitas maupun kuantitas.
Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang mempersiapkan generasi abad 21 dimana kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berkembang begitu cepat memiliki pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan termasuk pada proses belajar mengajar. Salah satu contoh kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi memiliki pengaruh terhadap proses pembelajaran ialah peserta didik diberi kesempatan dan dituntut untuk mampu mengembangkan kecakapannya dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi – khususnya komputer, sehingga peserta didik memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi pada proses pembelajaran yang bertujuan untuk mencapai kecakapan berpikir dan belajar peserta didik. pembelajaran pada kurikuluum yang berkembang saat ini merubah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada perseta didik. sesuai dengan tututan masa depan dimana peserta didik harus memiliki kecakapan memecahkan masalah. Sehingga rancangan pembelajran yang beerisi kegiatan-kegiatan yang menantang peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah, mendoorng peserta didik untuk berkerja sama dan berkomunikasi harus tampak dalam setiap rancangan pembelajaran.


izin bertanya, langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengembangkan kurikulum.
BalasHapusDalam mengembangkan kurikulum ada beberapa tahap yang dilakukan, yaitu:
Hapus1. tahap Studi Kelayakan dan Analisis Kebutuhan
2. Perencanaan Kurikulum (Draft Awal)
3. Pengembangan Rencana Operasional Kurikulum
4. Pelaksanaan Uji Coba Terbatas Kurikulum di Lapangan
5. Implementasi Kurikulum
6. Monitoring dan Evaluasi Kurikulum
7. Perbaikan dan Penyesuaian
Apakah dengan pengembangan kurikulum ini dapat meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik lagi di masa mendatang?
BalasHapuspembelajaran pada kurikuluum yang berkembang saat ini merubah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada perseta didik. sesuai dengan tututan masa depan dimana peserta didik harus memiliki kecakapan memecahkan masalah. Sehingga rancangan pembelajran yang beerisi kegiatan-kegiatan yang menantang peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah, mendoorng peserta didik untuk berkerja sama dan berkomunikasi harus tampak dalam setiap rancangan pembelajaran.
HapusApakah pengembangan kurikulum di Indonesia sudah mencakup kelima prinsip pengembangan kurikulum yang anda tulis pada artikel ini?
BalasHapusPemenuhan prinsip-prinsip di atas itulah yang membedakan antara penerapan satu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dengan kurikulum sebelumnya, yang justru tampaknya sering kali terabaikan. Karena prinsip-prinsip itu boleh dikatakan sebagai ruh atau jiwanya kurikulum.
HapusDalam mensikapi suatu perubahan kurikulum, banyak orang lebih terfokus hanya pada pemenuhan struktur kurikulum sebagai jasad dari kurikulum. Padahal jauh lebih penting adalah perubahan kutural (perilaku) guna memenuhi prinsip-prinsip khusus yang terkandung dalam pengembangan kurikulum.
jadi menurut saya indonesia sudah mengembangkan kurikulum dengan prinsip-prinsip yang sudah disebutkan pada postingan
bagaimana penerapan KWHLAQ didalam proses pembelajaran kimia?
BalasHapusDalam proses pembelajaran kimia yaitu dapat membatu dalam memahami suatu pembelajaran kimia dengan lebih mendalam dan mengetahui apa yg didapat setelah mempelajari suatu materi kimia
Hapusmenurut anda, apakah kurikulum yang berlaku saat ini sudah menggunakan strategi pembelajran KWHLAQ?
BalasHapusMenurut saya sudah mengikuti dari kwhlaq dan yg paling utama mengikuti komponen2 dari kurikulum sehingga pengembangan kurikulum dapat membanggakan sesuai dengan tujuan yg ingin dicapai
Hapusapakah kurikulum yang berlaku di Indonesia saat ini mampu menciptakan SDA berkualitas dan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing?
BalasHapusmenurut saya sudah bisa, karena di k-13 siswa banyak dilatih dalam bidang it memecahkan masalah dalam era global
HapusBagaimana menurut pendapat anda dengan kurikulum yang sedang berlangsung saat ini apakah sudah efisien dan efektif? Dan bisakah anda memberikan contoh penerapan KWHLAQ dalam pembelajaran terutama dalam pembelajaran kimia?
BalasHapusDalam kurikulum sesat ini yg sedang berjalan belum bisa di bilang efektif karena masih ada sekolah yg belum menggunakan kurikulum k-13 sehingga belum dapat di evakuasi secara keseluruhan apa kah kurikulum saat ini efektif atau tidak..
HapusMenurut windy kwhlaq ini perlu dikembangakan dan menjadi fokus tidak dalam pembelajaran terutama pada siswa? Lalu bagaimana implementasinya
BalasHapusSebenarnya dalam pembelajaran apabila di terapkan dengan kwhlaq dapat membantu siswa lebih memahami materi yg sedang di pelajari dan siswa dapat mengetahui hal apa yg dapat ia lakukan setelah mempelajari hal tersebut
Hapusbagaimana keterkaitan antara satu prinsip dengen prinsip lain pada prinsip kurikulum ini?
BalasHapusDalam pengembangan kurikulum mengusahakan agar yang dihasilkan memiliki sifat luwes, lentur dan fleksibel dalam pelaksanaannya, memungkinkan terjadinya penyesuaian-penyesuaian berdasarkan situasi dan kondisi tempat dan waktu yang selalu berkembang, serta kemampuan dan latar bekang peserta didikSecara internal bahwa kurikulum memiliki relevansi di antara komponen-komponen kurikulum (tujuan, bahan, strategi, organisasi dan evaluasi). Sedangkan secara eksternal bahwa komponen-komponen tersebutmemiliki relevansi dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi (relevansi epistomologis), tuntutan dan potensi peserta didik (relevansi psikologis) serta tuntutan dan kebutuhan perkembangan masyarakat (relevansi sosilogis).. prinsip fleksibel disini harus relevan
Hapus